The True Inspiration Traveling to Singapur



Berawal  perjalanan ku dari rumah Alm Mbh Uti di Sidomulyo lalu di jemput dengan Bus bersama Big Family menuju Bandara Raden Intan. Sesampai di Bandara  kita berangkat menuju Batam hari kamis pkl. 10.30 sampailah saat di tunggu-tunggu akhirnya take off di Batam yaitu bandara Hang Nadim Batam.


Sekilas tentang Bandara Hang Nadim dikenal juga dengan nama 












Bandar Udara Internasional Hang Nadim adalah sebuah bandar udara yang terletak di Batam, Kepulauan Riau. Bandar udara ini mendapatkan nama dari Laksamana Hang Nadim yang termahsyur dari Kesultanan Malaka. Bandara ini memiliki landas pacu sepanjang 4.025 meter yang menjadikan bandara ini sebagai pemilik landas pacu terpanjang di Indonesia. Dengan k

ondisinya saat ini, Bandara Hang Nadim dapat menampung delapan belas pesawat berbadan lebar dengan jenis Boeing 767.











Sesampai di Bandara karena waktu sudah masuk Dzuhur maka kita langsung naik bus Menuju Masjid Agung Batam di Tengah Kota sambil melihat-lihat perjalanan yang sungguh menyejukkan begitu asri nan indah pemandangan di sekitar perjalanan kami di kota Batam ini.


This is Miss Universe Ala Ndesoo he... Bulek2, Emak, N Dedek.
Wanita sholehah harapan bangsa , cahyooo...


Krucuuk - krucuuuk tak terase perut mulai keroncongan, hayoo apa coba yang terlintas di pikiran awak...

tuiing...!!! yupzz Betul bangeettzz Makan Enak Khas Batam Tentunya, eng ing eng... akhirnya kita berlabuh di restoran yang Indah sekali pemandangannya terletak di pesisir Pantai dekat dengan Jembatan Barelang. Tereeenggg makan Seafood... rasanyoo MAKKK NYooZZZ....

Dilanjut dengan berfoto ria di Jembatan Baralelang, emzz sobat tahu tak kenapa di sebut jembatan barelang ?


Jembatan Barelang (singkatan dari BAtam, REmpang, dan gaLANG) adalah nama jembatan yang menghubungkan pulau-pulau yaitu Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru. Masyarakat setempat menyebutnya "Jembatan Barelang", namun ada juga yang menyebutnya "Jembatan Habibie", karena beliau yang memprakarsai pembangunan jembatan itu untuk menfasilitasi ketiga pulau tersebut yang dirancang untuk dikembangkan menjadi wilayah industri di Kepulauan Riau. Ketiga pulau itu sekarang termasuk Provinsi Kepulauan Riau.
Keenam buah jembatan Barelang tersebut terdiri dari:
  1. Jembatan Tengku Fisabilillah (jembatan I), jembatan yang terbesar
  2. Jembatan Nara Singa (jembatan II)
  3. Jembatan Raja Ali Haji (jembatan III)
  4. Jembatan Sultan Zainal Abidin (jembatan IV)
  5. Jembatan Tuanku Tambusai (jembatan V)
  6. Jembatan Raja Kecik (jembatan VI)





Chapter II
Go to Singapur
Kali ini kite berangkat menggunakan Kapal Cepat nie... untuk nyebrang ke Singapur.



































Untuk cucu2 yang mau dokumentasi Family on Vacation silahkan di download di:






2 komentar:


Sumpah Pemuda


Masihkah ada yang teringat dengan tanggal ini diantara kita generasi-generasi muda penerus bangsa? Tanggal 28 Oktober, tanggal dimana diucapkan sumpah oleh perwakilan pemuda dari seluruh Indonesia, yang dengan itu mereka menyatakan untuk maju bersama Indonesia demi Indonesia.

Kami yakin masih juga banyak yang mengingat tanggal ini sebagai tanggal diucapkannya Sumpah Pemuda 82 tahun yang lalu. Bisa dibayangkan saat itu seluruh pemuda bersatu padu membebaskan Negeri ini dari kolonial, bahu membahu demi tercapainya kemerdekaan yang merupakan hak segala bangsa. Dari sumpah mereka dan tentunya harus juga menjadi sumpah kita karena mengatasnamakan Pemuda, mereka ingin kita tidak pernah membeda-bedakan Ras, Suku ataupun Adat istiadat, karena mereka sadar bahwa perbedaan adalah lazim terjadi, perbedaan pemikiran, dimusyawaratkan dan terlahirlah Sumpah Pemuda ini.

Namun bangsa ini sepertinya menanggung malu karena ulah pemudanya, masih banyak ketololan pelajar yang tawuran, ini jelas menyimpang jauh dari Sumpah Pemuda. Arogansi Mahasiswa yang berbeda pendapat dengan pihak tertentu, membakar apa yang ada, menghancurkannya karena amarah, ini semua disebabkan hanya karena adanya perbedaan pendapat, bukankah sudah ada sumpah pemuda dan undang-undang dasar yang dalam pembukaannya saja sudah menyiratkan kemusyawaratan belum lagi dasar negara ini, Lima sila yang seharusnya terjaga dan teramalkan dengan baik sepertinya diacuhkan begitu saja oleh orang-orang yang mengaku kaum Intelektual ini. Masih adanya perang suku yang jelas-jelas berpartisipasi didalamnya adalah sebagian besar pemuda suku tersebut, ada apa ini dengan pemikiran seperti ini?


0 komentar:

Pemuda Sebagai Pejoang Kejayaan

S@ng Pedjoang 
       Pemuda merupakan tombak perjuangan dalam sebuah kejayaan. Hari ini merupakan langkah pemuda dalam menginvestasikan suaranya serta buah pemikirannya dalam langkah kecilnya berupa aksi serentak pemuda pergerakan di bangsa ini. 

       Tulisan ini di ketik ketika berada di rumah peradaban pejuang pemuda di Lampung hal merupakan sebuah konspirasi pemikiran dalam mengukir sejarah bahwa bangsa ini akan bangkit dan mengalami perubahan yang lebih baik. Harapan kami adalah menginginkan bangsa ini maju , makmur , dan memajukan rakyat dalam berkehidupan berbangsa bernegara. 

       Para mahasiswa mulai turun ke jalan dalam menyuarakan keingininannya bahwa bangsa ini perlu adanya perubahan yang lebih baik. Memberikan teguran kepada para pemegang amanah rakyat, seharusnya sadar diri bahwa rakyat ini seharunya mendapatkan keadilan dalam kesejahteraan, tapi para pemegang amanah tersebut telah mangkir, telah menghianati kejayaan bangsanya sendiri berbagai penhianatan itu berupa korupsi yang tiada henti mulai dari birokrasi struktural terkecil mulai dari pejabat yang tak sadar akan tanggung jawabnya dalam memajukan bangsa ini. Budaya korupsi telah mengakar pada diri bangsa ini, butuh solusi cerdas, serta tawaran gagawan dalam membangun moralitas ini.
        Peradaban islam adalah tawaran terbaik dalam kejayaan bangsa ini, semua hukum harus berlandaskan dengan syariat islam, ekonomi, serta politik sekalipun. 

Salam Sang Pedjoangan 

0 komentar:

Assalamualaikum
Selamat Datang Wahai Sodaraku

'Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang ada

tanda-tanda bagi orang yang berakal. Yaitu orang-orang yang mengingat Allah dalam keadaan berdiri atau duduk atau berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata: Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka'.
'' ,
Rasullullah berkata: "Alangkah rugi dan celakanya orang-orang yang membaca ini dan tidak memikir dan merenungkan kandungan artinya".

0 komentar:

Copyright © 2012 Hidupku dan Hidupmu adalah pemberian dari yang maha menghidupkan. Dunia di tanganQ akhirat di AmalQ.