Mungkinkah Menjadi Bangsa PINTAR ?
M |
enjadi bangsa yang Pintar merupakan impian dari setiap bangsa dan Negara yang menginginkan kejayaan. Setiap bangsa dimanapun menginginkan kejayaan, kejayaan yang berarti kaya, berprestasi, dan disegani. Namun tidak semua bangsa di dunia mampu meraih kejayaannya, meskipun bangsa tersebut hidup di sebuah Negara yang bersumber daya alamnya melimpah ruah, banyak bangsa lain justru tumbuh melesat dengan sumber daya alam yang terbatas.
Mentalitas! Itulah sebuah kata kunci yang membedakan antara bangsa-bangsa yang mampu meraih kejayaannya dengan bangsa-bangsa yang tetap bertahan dalam keterpurukan.
Ternyata ada cirri-ciri dari bangsa yang unggul, cirri-ciri bangsa yang menyebut dirinya sebagai bangsa pemenang, bangsa yang pantas kita sebut sebagai bangsa yang pintar! Karena dengan apapun tantangan yang mereka hadapi, mereka mampu meraih kejayaan, dan membuktikan bahwa mereka benar-benar patut disebut bangsa Pintar.
Bangsa Indonesia memiliki potensial menjadi bangsa jaya jika mengembangkan dan mengelola kepintarannya secara lebih baik. Sejarah Indonesia membuktikan bahwa Indonesia memiliki fitrahnya sebagai bangsa PINTAR.
Kesimpulannya, ternyata, kejayaan sebuah Negara tidak ditentukan oleh seberapa berlimpah sumber daya alam yang dimiliki. Tidak juga ditentukan oleh seberapa luas wilayah yang dimiliki, tapi ditentukan oleh mentalitas bangsanya; apakah bangsa itu memiliki mentalitas pemenang ataukah mentalitas pecundang, apakah memiliki mentalitas membangun atau mentalitas merusak, apakah memiliki mentalitas sebagai pekerja keras atau pemalas.
Mentalitas pemenang, mentalitas kaya, mentalitas pembangun, mentalitas pekerja keras, inilah sebuah mentalitas yang kita sebut mentalitas bangsa pintar. Sedangkan yang sebaliknya adalah mentalitas bangsa bodoh.
Bayu Ari Wibowo
IIBF Lampung (Indonesian Islamic Business Forum)
http://www.lampungpost.com/surat-pembaca/24670-mungkinkah-menjadi-bangsa-pintar.html


0 komentar: